Ketika menggunakan antena jenis Inverted – L 1/2 atau 5/8 Lambda ini banyak hal yang menyenangkan ketika kita mengoperasikan pemancar ..terutama dengan kemudahan mendapatkan bandwidth yang lebar dengan bantuan penyesuai impedansi ..
Untuk kepanjangan wire A + B = 39 meter untuk 1/2 lambda sedangkan A+B = 49 meter untuk 5/8 lamda dan untuk bahan saya menggunakan kabel serabut yang biasa dipakai untuk installasi di mobile / cable Body ,untuk penyesuai impedansi ke 50 ohm menggunakan coupler sederhana :
hasil coba-coba antena Inverted – L 1/2 dan 5/8 lambda untuk on air di 3,5 mhz – 7,2 mhz bisa didapatkan performance yang bagus dan nilai rata-rata SWR 1:1,0 – 1:1,1 ,untuk antenna Inverted – L 5/8 Lambda memang lebih unggul di pancaran dan sensitivitas penerimaan .
Lumayan kan ,murah dan meriah ..
Instrument SWR Meter menggunakan Maldol HS-250 dan Diamond SX-200
Untuk Testing menggunakan Radio Transceiver Icom IC- 735 dan rado sejuta umat Yaesu FT-80c






25 comments
Comments feed for this article
April 11, 2011 at 16:22
wawan
lho koq cuman sgtu ajh om artikelnya
April 13, 2011 at 08:19
itok
maaf mas wawan ,lom sempat upload gambar /fotonya ..he he he ..bentar lg neh
April 13, 2011 at 10:46
gotri
masih menerawang ni bentuk antenanya,apa kira2 sama waktu saya dulu pake longwire 1/2 lambda yang ujung bawah dari tx menuju tiang pertama kemudian dibentang menuju tiang kedua.klo tiang pertama pas di atas tx bentuknya L terbalik.tapi biasanya dari tiang pertama ke tx sak kecendake menyesuaikan tempat.apa begitu mas itok.
April 18, 2011 at 10:26
itok
..ada gambaran dikit nie ..he he he ..
April 19, 2011 at 07:40
gotri
gmn mas perbandingan antara inverted L 5/8 lambda sama open dipole 1/2 lambda bagus mana,saya tertarik bandwidth 5/8 lamdanya yang bisa utk plorotan hehe.
April 19, 2011 at 09:29
itok
..hasilnya lebih oke yang Inverted-L 5/8 Lambda ,pancaran lebih besar karena dB gain lebih besar dibanding dipole 1/2 lambda ,dan karena polarisasinya cenderung Vertical maka radiasinya akan Omnidirectional ..hasil percobaan dengan RF Out 20 Watt AM di 3,6 Mhz dengan kondisi propagasi cukup baik bisa diterima dengan sinyal penuh di radio kempitan oleh rekan-rekan bandung ..
April 19, 2011 at 14:33
hemmy
sayang… ndak bisa dibentang di perumahan… lha wong duowooo tenan…. he..he…
April 21, 2011 at 10:24
itok
..salam kenal dan jangan berkecil hati om hemmy ..bisa pake yang 1/4 lambda untuk kepanjangan A+B ,ada alternatif lain juga kok untuk menggunakan vertical antena ,nanti akan saya posting pengalaman saya ..
April 21, 2011 at 18:57
gotri
mas itok saya pernah pake inv L yang 1/4 l(18.5m) tp ga bisa match dari 3.2-4.5mhz kenapa ya?akhirnya tak tmbh satu sayap lagi 18.5m jadi full open dipole match di 3.75mhz.apa yg kurang ya mas arde pake besi beton 2m tak tanam di tanah basah(maaf peceren/comberan)feeder rg8 20m.
April 23, 2011 at 09:13
itok
..antena inverted- L 1/4 lambda 18.5 meter akan beresonansi pada kisaran frekwensi 3.9 Mhz ,secara teori dan praktek impedansi terminasi bisa mendekati atau sesuai pada 50 ohm tanpa menggunakan tambahan LC ,memang membutuhkan pekerjaan ekstra untuk mencapainya, dan itu pernah saya lakukan . Bandwidth tidak bisa selebar itu walaupun om gotri tambahkan rangkaian tuner seperti yang aku pakai ,kecuali antena dipanjangkan sedikit di atas 1/4 lambda 9 ( misal 25 – 30 m ) maka rangkaian LC di atas akan bekerja dan bisa didapatkan bandwidth yang lebar ,Grounding tanah yang bagus akan sangat membantu meningkatan kinerja antena Inverted-L ini apalagi jika ditambahkan Counterpoise ataupun Radial diatas permukaan tanah yang akan berfungsi meredam Loss Tanah ..
May 3, 2011 at 10:39
YD1CHS
Mas Itok … FT-80C tombolnya lengkap yaa, beli dimana tombolnya? atau lungsuran dari FT-747 kah?
May 3, 2011 at 10:48
itok
..hallo om Cholis thx telah mengunjungi blog ini , untuk tombol FT-80c dulu beli di toko Setiawan Pasar Genteng Surabaya sekitar 200rb an ..
May 3, 2011 at 10:52
YD1CHS
Weleh, … ada yaa sing jualan … coba akan saya googling dulu Mas, … suwun atas response cepatnya Mas …
Mantap blog-nya … terus semangat nulis Mas Itok …
May 3, 2011 at 11:05
YD1CHS
Hehehe wis saya cek, dulu memang ada, namun wis kosong lama … habis radio lama sih … ok suwun Mas Itok info-nya
May 3, 2011 at 14:29
itok
..iya makasih Om Cholis ..semoga segera mendapatkan tombol tersebut ,nanti juga saya bantu mencarikan ..blog sederhana ini Om , sekedar berbagi pengalaman saja ..masih banyak kekurangan ..he he he
May 7, 2011 at 10:50
gotri
mas itok lilitan utk ngematch antena 5/8 lambda apakah bisa digunakan utk antena vertikal(bisa pipa/kawat dibentang vertikal) yg panjangnya 1/8 lamda atau kira2 9meter utk di 80m.bisa asik ni bikin antena vertikal 1/8 apalagi pakai pipa aluminium wauuuw….. keren.
May 19, 2011 at 16:34
itok
..maaf mas Gotri baru menjawab pertanyaan anda ,saya sudah pernah mencoba skema yang dimaksud dan berhasil memancar dengan Wip Vertical Sekitar 9m ..akan saya upload foto2 nya mas ..
May 11, 2011 at 09:30
iwan suroboyo
..ayo pak itok…tak tunggu di 80m band AM hhehehehehe….73
May 19, 2011 at 16:32
itok
…Ayo dunk …
June 6, 2011 at 15:42
iwan
kalau A10 B18 bagus tidak untuk di 80M
August 15, 2011 at 17:48
itok
kalau antena yang anda maksud belum pernah mencoba boss ..
August 15, 2011 at 10:35
agustomank
wah blog baru dah ramai nih, ada obral gak nih buat lebaran ….
August 15, 2011 at 17:47
itok
..makasih om agus udah mampir dan salam kenal ,blog ini masih jauh dari sempurna ..
August 22, 2011 at 02:18
cakwarok
maaf mau tanya untuk impedansi matching koker berapa inci dan banyaknya lilitan berapa lilit dan diameter kawat
August 22, 2011 at 18:04
itok
salam kenal cak warok trims sudah mengunjungi blog ini, untuk koker saya menggunakan pvc diameter 2,5 ” , kawat menggunakan kabel listrik tunggal yang biasa dipake installasi ( 1,5mm – 2mm ) dan jumlah lilitan 30 Lilit ,untuk matching sesuai dengan frekwensi kerja kita mesti membuat tap-tap pada kumparan.